BeritaDaerah

Sering Intip Korban Saat Mandi, Siswa SMA di Kalaena Diduga Habisi Nyawa Cleaning Service PKM

301
×

Sering Intip Korban Saat Mandi, Siswa SMA di Kalaena Diduga Habisi Nyawa Cleaning Service PKM

Sebarkan artikel ini

Foldernusantara.com,Luwu Timur- Polisi berhasil mengungkap dan menangkap pelaku pembunuhan seorang wanita muda yang ditemukan tewas di area persawahan Desa Kalaena Kiri, Kecamatan Kalaena, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan.

Polsek Mangkutana berhasil mengamankan pelaku hanya dalam waktu sembilan jam setelah penemuan jasad korban pada Kamis (11/6/2026).

Kapolsek Mangkutana, Iptu Muh Junus, membenarkan penangkapan tersebut setelah pihaknya melakukan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Benar, pelaku sudah diamankan sembilan jam setelah penemuan mayat korban,” ujar Kapolsek kepada awak media.

Korban diketahui bernama Abi Limbong (21), yang bekerja sebagai cleaning service di PKM Kalaena. Sementara pelaku berinisial AD (17), masih berstatus pelajar kelas X SMA dan ternyata merupakan sepupu dua kali korban yang tinggal tepat di samping rumah korban.

“Pelaku yakni sepupu dua kali korban yang tinggal tepat di samping rumahnya,” ungkap Iptu Muh Junus.
Di hadapan penyidik, pelaku mengakui telah melakukan pencabulan terhadap korban sebelum akhirnya menghabisi nyawa korban.

Berdasarkan keterangan awal, pelaku telah lama mengincar korban dan sering mengintip korban saat mandi hingga muncul niat untuk melakukan tindakan asusila.

Baca Juga :   Aset Desa Keluar Daerah, Mobil Operasional Rante Angin Dipertanyakan, PMD Turun Tangan

“Dugaan sementara pencabulan. Pelaku sering mengintip korban saat mandi sehingga muncul niat untuk membuntuti korban,” jelas Kapolsek.

Pelaku juga disebut kerap mengintai korban saat berangkat bekerja ke Puskesmas Kalaena. Namun selama ini korban biasanya diantar oleh sepupu atau adiknya sehingga pelaku tidak memiliki kesempatan untuk melancarkan aksinya.

Pada subuh hari kejadian, korban diketahui berangkat seorang diri menuju tempat kerjanya. Melihat kesempatan tersebut, pelaku kemudian membuntuti korban dari belakang.

Saat berada di perjalanan, pelaku diduga mencegat korban dan berusaha melakukan pencabulan. Namun korban melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri ke area persawahan.

“Pelaku sempat memaksa korban saat dicegat di jalan, tetapi korban melawan lalu melarikan diri ke tengah sawah,” kata Kapolsek.

Pelaku diduga sempat melakukan pencabulan terhadap korban. Korban kemudian berteriak dan berusaha menyelamatkan diri dengan berlari ke arah persawahan.
Tidak ingin aksinya diketahui, pelaku mengejar korban sejauh sekitar 50 meter hingga ke pematang sawah. Saat melakukan pengejaran, pelaku diduga membawa sebuah batu beton.

Baca Juga :   Aset Desa Keluar Daerah, Mobil Operasional Rante Angin Dipertanyakan, PMD Turun Tangan

Setibanya di lokasi, pelaku diduga memukul kepala korban menggunakan batu hingga korban meninggal dunia di tempat.

Saat ini pelaku telah diamankan dan penanganan kasusnya diserahkan ke Polres Luwu Timur untuk proses hukum lebih lanjut. Kasus ini menyita perhatian masyarakat karena selain pelaku masih di bawah umur, pelaku juga memiliki hubungan keluarga dengan korban.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *