BeritaDaerah

PT MDA Gandeng Fakultas Hukum Unanda Gelar Pelatihan HAM, Wujudkan Pertambangan Berbasis Hak Asasi

29
×

PT MDA Gandeng Fakultas Hukum Unanda Gelar Pelatihan HAM, Wujudkan Pertambangan Berbasis Hak Asasi

Sebarkan artikel ini

Foldernusantara.com,LUWU – PT Masmindo Dwi Area (MDA) bekerja sama dengan Fakultas Hukum Universitas Andi Djemma menggelar pelatihan Hak Asasi Manusia (HAM) dalam operasional perusahaan pertambangan di Hotel Borneo, Minggu (9/8/2026).

Kegiatan yang menjadi upaya meningkatkan pemahaman dan kesadaran karyawan mengenai penerapan prinsip-prinsip HAM dalam menjalankan tugas di perusahaan tersebut dilaksanakan dalam tiga batch.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Direktur Utama PT MDA Trisakti Simunangkir. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya bagi seluruh karyawan untuk memahami dan mendalami prinsip-prinsip HAM dalam menjalankan pekerjaan.

“Pemahaman HAM sangat penting agar setiap karyawan dapat menjalankan tugas secara profesional dan menghindari tindakan kekerasan maupun pelecehan terhadap orang lain,” ujarnya.

Dia juga mengatakan pentingnya bagi semua karyawan untuk mengetahui dan mendalami apa itu HAM, terutama bagi karyawan security. “Pemahaman HAM sangat penting karena mereka selalu berhadapan dan berkomunikasi langsung dengan masyarakat,” pungkasnya.

Pada batch pertama, peserta pelatihan berasal dari kalangan security perusahaan. Para peserta mendapatkan sejumlah materi terkait HAM dan penerapannya dalam aktivitas perusahaan pertambangan.

Baca Juga :   Iduladha Penuh Berkah, MDA Hadirkan Bantuan Hewan Kurban untuk Masyarakat

Materi pertama disampaikan oleh Komisioner Komnas HAM, Saurlin P. Siagian. Dia membawakan materi bertema “Tanggung Jawab Korporasi terhadap Hak Asasi Manusia”. Materi tersebut mengacu pada SNP Komnas HAM Nomor 13 Tahun 2024 tentang Bisnis dan HAM.

Materi selanjutnya disampaikan akademisi Universitas Andi Djemma, Abdul Rahman Nur, dengan tema “HAM dan Hukum: Pilar Tambang Berkelanjutan”. Materi ini membahas pentingnya penerapan HAM dan hukum sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan kegiatan pertambangan yang berkelanjutan.

Selain mendapatkan materi, peserta juga diberikan kesempatan untuk mengukur pemahaman melalui evaluasi pada setiap materi yang disampaikan. Evaluasi tersebut sekaligus menjadi bentuk penguatan pemahaman peserta terhadap materi yang telah diberikan.

Melalui pelatihan ini, perusahaan berharap seluruh karyawan, khususnya petugas security, mampu menerapkan prinsip HAM dalam berinteraksi dengan masyarakat serta menjalankan tugas secara profesional, humanis, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *