Foldernusantara | Luwu – Aktivitas judi sabung ayam dilaporkan berlangsung di Desa Padang Lambe, Kecamatan Suli, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. Kegiatan tersebut diduga sudah berlangsung sejak Sabtu (21/03/2026) hingga Senin (23/03/2026), dan menjadi tontonan terbuka bagi warga sekitar.
Berdasarkan keterangan warga yang kerap menyaksikan, praktik sabung ayam tersebut disebut bukan hal baru. Mereka mengaku aktivitas itu telah berlangsung cukup lama dan dilakukan secara terbuka di sebuah arena yang disiapkan khusus.
“Sudah lama itu berlangsung. Bahkan ada arenanya, orang datang menonton juga. Seperti bebas saja,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya, Senin (23/03/2026).
Warga juga menduga para pelaku judi sabung ayam tersebut tetap menjalankan aktivitasnya karena merasa aman. Mereka menyebut adanya dugaan “deal-deal” tertentu sehingga kegiatan terlarang tersebut terus berlangsung tanpa penindakan.
“Diduga sudah ada kesepakatan, makanya mereka berani. Hampir setiap ada jadwal, ramai orang datang,” tambah warga lainnya.
Selain menjadi tempat perjudian, arena sabung ayam tersebut juga disebut menarik kerumunan masyarakat dari berbagai wilayah sekitar. Hal ini menimbulkan kekhawatiran warga karena selain melanggar hukum, kegiatan tersebut juga berpotensi memicu gangguan keamanan dan ketertiban.
Warga berharap aparat penegak hukum segera turun tangan menindak tegas praktik perjudian sabung ayam tersebut. Mereka meminta agar lokasi yang dijadikan arena segera dibubarkan untuk mencegah kegiatan serupa terus berlangsung.
Sementara itu, Kapolsek Suli, AKP Idris, belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi terkait dugaan aktivitas judi sabung ayam di Desa Padang Lambe tersebut hingga berita ini diturunkan.
Kasat Reskrim Polres Luwu, IPTU Muh Ibnu Rabbani, mengatakan pihaknya telah memonitor aktivitas ilegal tersebut dan akan segera melakukan penyelidikan.
“Informasi terkait dugaan aktivitas judi sabung ayam tersebut sudah kami monitor. Saat ini kami sedang melakukan penyelidikan dan kasus ini menjadi atensi kami untuk segera ditindaklanjuti,” ujarnya.













