Foldernusantara | Luwu – 21 April 2026, PT Masmindo Dwi Area (MDA) bersama Indika Foundation melaksanakan program Masmindo Mengajar Tumbuhkan Potensi dan Inspirasi (MENTARI) di SMKN 2 Luwu dan SMAN 14 Luwu. Kegiatan ini turut berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Luwu sebagai bagian dari komitmen bersama dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan serta pengembangan kapasitas generasi muda di wilayah sekitar operasional Awak Mas Project.
Kolaborasi ini tidak hanya diwujudkan melalui program MENTARI, tetapi juga menjadi bagian dari rangkaian inisiatif sosial yang akan terus dikembangkan ke depan, sejalan dengan komitmen kedua pihak dalam menciptakan dampak positif dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Program MENTARI sendiri dirancang untuk mendekatkan dunia pendidikan dengan dunia industri dengan menghadirkan karyawan Masmindo secara langsung ke sekolah melalui pendekatan employee volunteering, sehingga siswa memperoleh gambaran nyata mengenai dunia kerja dan pilihan karier di masa depan .
Puluhan siswa mengikuti kegiatan ini dengan antusias sejak awal hingga akhir sesi. Tim dari Indika Foundation menyampaikan materi pengenalan diri yang membantu siswa memahami kelebihan, minat, serta bakat yang dimiliki sebagai bekal dalam menentukan arah masa depan. Metode pembelajaran yang interaktif mendorong partisipasi aktif dan menciptakan suasana kelas yang dinamis.
Sementara itu, tim dari MDA memberikan edukasi mengenai dunia kerja di sektor pertambangan, termasuk tahapan kegiatan pertambangan, ragam profesi, serta keterampilan yang dibutuhkan. Pemaparan ini memberikan wawasan yang lebih komprehensif kepada siswa mengenai kontribusi industri pertambangan terhadap pembangunan daerah.
Kepala Teknik Tambang (KTT) MDA Mustafa Ibrahim, menegaskan bahwa pengembangan sumber daya manusia lokal merupakan bagian penting dari keberlanjutan operasional perusahaan.
“Melalui program Masmindo Mengajar, kami ingin membuka wawasan generasi muda mengenai industri pertambangan. Tidak semua orang memiliki kesempatan untuk bekerja di sektor ini, namun bukan berarti mereka tidak perlu memahami bagaimana industri pertambangan beroperasi dan kontribusinya terhadap pembangunan daerah. Program ini juga menjadi bentuk dukungan kami terhadap pengembangan kapasitas generasi muda, khususnya di wilayah sekitar operasional, agar mereka lebih siap menghadapi dunia kerja serta mendorong lahirnya talenta lokal yang kompeten dan berdaya saing.”
Salah seorang siswi sekaligus Wakil Ketua OSIS I SMKN 2 Luwu, Tiara, mengungkapkan kesan positifnya terhadap kegiatan ini.
“Kegiatan MENTARI ini sangat bermanfaat bagi saya dan teman-teman, apalagi yang ingin bekerja di bidang pertambangan. Kami jadi lebih memahami bahwa industri ini memiliki banyak tahapan dan peluang karier,” ujarnya.
Ia juga berharap program serupa dapat terus dilaksanakan dan menjangkau lebih banyak sekolah di Kabupaten Luwu.
“Semoga kegiatan ini juga dilaksanakan di sekolah-sekolah lain, karena saya ingin teman-teman di sekolah lain juga mendapat ilmu ini,” tambahnya.
Siswi SMAN 14 Luwu, Rahmi, turut menyampaikan kesannya terhadap kegiatan tersebut.
“Kegiatan ini sangat menarik dan bisa menambah wawasan terkait dunia kerja, khususnya pertambangan,” kata Rahmi.
Sebagai bagian dari dukungan terhadap pengembangan potensi non-akademik siswa, Indika Foundation juga menyerahkan bantuan berupa bola dan perlengkapan olahraga kepada pihak sekolah. Bantuan ini diharapkan dapat menunjang aktivitas siswa serta mendorong pengembangan minat dan bakat di bidang olahraga.
Melalui program MENTARI, MDA bersama Indika Foundation terus berupaya menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat, tidak hanya dalam aspek pendidikan, tetapi juga dalam pengembangan sumber daya manusia yang berkelanjutan di Kabupaten Luwu, sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) serta Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
